Selalu seperti ini nyampe dikosan diwaktu maghrib menuju isha, padahal pulangnya dari jam 17.00 sore tadi. biasalah kemacetan jakarta atau antrian TJ (baca : transjakarta) yang lumayan panjang. Ya seperti sore2 sebelumnya saya naik di halte busway BI dan turun di halte setiabudi kemudian saya jalan melewati beberapa pedagang kaki lima dan penjual makanan dipinggir jalan didepan gedung2 ini.
Jalan dan jalan lagi,, tidak sengaja melihat awan sore menuju malam saat itu, ada bintang disana tapi ya cuma satu saja. sayang sekali padahal saya sudah lama tidak melihat bintang bercengkrama disana, sepertinya karena jakarta penuh dengan polusi mungkin, jadi bintangpun sudah tertutup dengan awan asap tidak sehat ini. ingat dulu ketika pulang taraweh dari mesjid dikota saya, masih bisa melihat banyaknya bintang, kita selalu menebak2 berbagai macam rasi2 bintang bairpun salah tapi tetap saja menebak2 asal. ah mungkin kalau pergi ke daerah yang masih asri akan melihat jelas bintang2 ini, ya seperti gunung mungkin.. haha cita-cita yang belum tercapai memang "mendaki sebuah gunung", cuma mendengar cerita-cerita yang menggiurkan selama ini. tetapi sekalipun belum pernah kesana. ingiin ingiiin sekali kesana MANDALAWANGI akankah???
0 komentar:
Posting Komentar